VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Sedunia, Paus Leo XIV, secara resmi meresmikan menara tertinggi Basilika Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol. Dalam kunjungan bersejarahnya, Paus menyebut bangunan ikonik karya arsitek Antoni Gaudí itu sebagai mahakarya dari 'batu, warna, dan cahaya'.
Menara Raksasa Yesus Kristus yang baru selesai dibangun pada Februari lalu ini menjulang setinggi 172,5 meter. Dengan ketinggian tersebut, Sagrada Familia resmi memecahkan rekor sebagai gereja tertinggi di dunia, mengalahkan Katedral Ulm di Jerman.
Momen ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan 100 tahun wafatnya Antoni Gaudí, sang arsitek jenius yang menghabiskan 43 tahun terakhir hidupnya untuk proyek ini. Hadir dalam misa peresmian, Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol, serta Perdana Menteri Pedro Sánchez.
Analisis Dampak: Peresmian ini bukan sekadar seremoni keagamaan. Bagi Spanyol, ini adalah puncak dari proyek arsitektur paling ambisius di Eropa yang telah berlangsung selama 144 tahun. Selesainya menara ini diprediksi akan menjadi magnet baru bagi wisatawan global, mengingat Sagrada Familia adalah salah satu destinasi paling populer di dunia dengan lebih dari 4,5 juta pengunjung per tahun. Selain itu, kunjungan Paus yang pertama dalam 15 tahun terakhir ini juga memperkuat posisi Spanyol sebagai pusat pariwisata religi dan budaya Eropa.