Invasi Rusia ke Ukraina akan memasuki peringatan empat tahun pada 24 Februari mendatang. Momen krusial ini ditandai dengan rencana digelarnya konferensi video 'Koalisi Sekutu' Ukraina yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan kembali dukungan Barat yang tak tergoyahkan terhadap Kyiv dalam menghadapi agresi Rusia yang sudah berlangsung selama 1.458 hari. Fokus utama adalah menggalang persatuan dan strategi lanjutan untuk membantu Ukraina.
Secara bersamaan, ada perkembangan signifikan di sektor energi. Komisi Eropa telah menyetujui langkah pemerintah Jerman untuk mengambil alih hak perwalian aset grup minyak Rusia Rosneft di Jerman. Rosneft, yang sebelumnya telah terkena sanksi Amerika Serikat, merupakan pemasok bahan bakar utama bagi Berlin melalui kilang PCK Schwedt miliknya. Pengelolaan aset ini akan resmi berlaku setelah perjanjian sebelumnya berakhir pada 10 Maret. Langkah berani Jerman ini bertujuan untuk menjamin keamanan pasokan energi vital bagi ibu kota mereka, sekaligus mempertegas posisi Eropa dalam menerapkan sanksi internasional terhadap entitas-entitas Rusia. Hal ini menunjukkan bagaimana negara-negara Eropa berupaya menyeimbangkan antara dukungan politik dan keamanan energi dalam menghadapi dampak perang.