KOSTA RIKA RESMIKAN MEGA-PENJARA ANTI NARKOBA - Berita Dunia
← Kembali

KOSTA RIKA RESMIKAN MEGA-PENJARA ANTI NARKOBA

Foto Berita

San Jose, Kosta Rika - Pemerintah Kosta Rika baru saja meresmikan sebuah mega-penjara berkeamanan maksimum bernama High-Containment Center Against Organized Crime (CACCO). Fasilitas yang dibangun di pinggiran ibu kota San Jose ini menelan biaya sekitar 35 juta dolar AS atau setara Rp550 miliar lebih.

Langkah ini menjadi babak baru dalam sejarah sistem pemasyarakatan negara tersebut. Menteri Kehakiman Gabriel Aguilar menyebut fasilitas ini sebagai simbol pendekatan baru yang tegas terhadap kejahatan. Penjara ini dirancang untuk menampung hingga 5.100 narapidana, atau setara 20 persen dari total populasi tahanan di Kosta Rika.

Uniknya, pembangunan penjara ini mendapat bantuan langsung dari pemerintah El Salvador, negara yang dikenal dengan kebijakan 'perang melawan geng' yang keras. Pada Selasa (21/10), pihak berwenang merilis foto-foto batch pertama tahanan yang baru masuk. Terlihat 123 narapidana pria dengan seragam oranye, kepala plontos, duduk tertib dengan tangan di belakang kepala.

Langkah ini diambil menyusul lonjakan kekerasan yang signifikan di Kosta Rika dalam beberapa tahun terakhir. Negara yang dulunya dikenal paling aman di Amerika Latin ini mencatat rekor 905 pembunuhan pada 2023, dan angka tersebut tetap tinggi di kisaran 870-an pada 2024-2025. Otoritas setempat menuding perang antar geng narkoba sebagai pemicu utama kekacauan ini.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat Kosta Rika, keberadaan CACCO diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan mengurangi kepadatan di penjara lama. Namun, model penjara ala El Salvador ini menuai sorotan soal hak asasi manusia. Di sisi lain, keberhasilan Kosta Rika mengadopsi model ini bisa jadi preseden bagi negara lain di kawasan yang tengah bergulat dengan krisis keamanan akibat kartel narkoba.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook