JAKARTA - Publikasi karya penulis kenamaan asal Irlandia, Sally Rooney, resmi dihentikan di Inggris Raya. Keputusan ini diambil setelah Rooney secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kelompok Palestine Action, yang telah dilarang oleh pemerintah Inggris dan dikategorikan sebagai organisasi teroris.
Penerbit Faber menyatakan bahwa penarikan ini dilakukan karena mereka tidak dapat meneruskan royalti dari penjualan di Inggris kepada Rooney. Pihak penerbit menyebut situasi ini sebagai kondisi yang 'tidak berperikemanusiaan' bagi industri penerbitan. Rooney sendiri mengakui bahwa publikasi karyanya di Inggris kini berpotensi menjadi tindak pidana serius, namun ia menyatakan siap menerima segala konsekuensinya.
Meskipun edisi digital (ebook) telah ditarik dari peredaran, sejumlah salinan fisik novel seperti Normal People dan Conversations with Friends masih bisa ditemukan di toko buku. Langkah kontroversial ini memicu reaksi keras dari politisi Inggris, termasuk Jeremy Corbyn, yang menyebut pelarangan ini sebagai 'kehinaan' bagi kebebasan berekspresi dan mengkritik absurditas hukum yang menghalangi masyarakat menikmati karya sastra kelas dunia.