KARTEL MAUT GUNCANG MEKSIKO: SEPAK BOLA MENDADAK DIBATALKAN! - Berita Dunia
← Kembali

KARTEL MAUT GUNCANG MEKSIKO: SEPAK BOLA MENDADAK DIBATALKAN!

Foto Berita

Sejumlah pertandingan sepak bola papan atas di Meksiko mendadak ditunda. Penyebabnya bukan sanksi atau cuaca buruk, melainkan situasi keamanan yang memanas setelah militer Meksiko melumpuhkan salah satu gembong narkoba paling dicari di negara itu. Empat laga penting, termasuk dua dari liga utama MX dan dua dari divisi kedua, harus dibatalkan menyusul insiden tersebut.

Kekacauan ini bermula setelah Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, alias 'El Mencho', pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang sangat berpengaruh, tewas dalam baku tembak. Ia terluka parah di Tapalpa, Jalisco – sekitar dua jam perjalanan dari Guadalajara – dan mengembuskan napas terakhir saat dievakuasi ke Mexico City. Kematian El Mencho, tokoh yang juga dicap 'Organisasi Teroris Asing' oleh AS, sontak memicu gelombang kekerasan.

Anggota kartel merespons dengan membakar puluhan mobil dan memblokade jalan-jalan utama di hampir selusin negara bagian Meksiko, menciptakan kekacauan dan ketidakpastian bagi warga. Bahkan, Federasi Sepak Bola Meksiko terpaksa membatalkan laga persahabatan internasional antara Meksiko dan Islandia yang seharusnya digelar di Queretaro.

Situasi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar, terutama karena Guadalajara merupakan salah satu kota tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026. Empat pertandingan Piala Dunia, termasuk laga yang melibatkan Korea Selatan, Spanyol, Uruguay, dan Kolombia, dijadwalkan akan digelar di Stadion Akron, Guadalajara. Insiden ini menyoroti tantangan keamanan serius yang dihadapi Meksiko, dan bagaimana kekerasan kartel bisa mengancam stabilitas serta citra negara, bahkan di tengah persiapan event olahraga terbesar dunia.

Kartel Jalisco sendiri dikenal sebagai yang paling kuat di Meksiko, dengan perkiraan 19.000 anggota dan operasi tersebar di 21 dari 32 negara bagian. Ini menunjukkan betapa dalamnya akar kekerasan geng kriminal dalam struktur sosial dan keamanan Meksiko. Meski demikian, tidak semua event terpengaruh. Turnamen tenis ATP Mexican Open yang akan dimulai di Acapulco dilaporkan tetap berjalan normal, menandakan bahwa dampak kekerasan ini, meskipun meluas, bisa bersifat lebih terlokalisasi atau dikelola secara berbeda di beberapa wilayah.

Peristiwa ini bukan sekadar pembatalan pertandingan, melainkan cerminan nyata dari perjuangan Meksiko melawan kekuatan kartel yang terus menguji kedaulatan dan keamanan publik. Keberhasilan militer melumpuhkan El Mencho mungkin menjadi kemenangan simbolis, namun memunculkan kekhawatiran akan peningkatan eskalasi atau perebutan kekuasaan internal yang bisa semakin merugikan masyarakat luas.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook