Insiden mengejutkan terjadi di sebuah sekolah menengah di Aubagne, Prancis selatan. Seorang siswa berusia 14 tahun nekat melepaskan tembakan ke arah kepala sekolah dan seorang guru menggunakan senapan berburu yang disembunyikan di dalam tas gitar.
Menurut keterangan jaksa penuntut umum Marseille, Nicolas Bessone, pelaku melepaskan tembakan satu hingga dua kali di lantai dasar sekolah, melukai kaki kepala sekolah dan guru. Pelaku kemudian melanjutkan aksinya ke lantai dua dan melepaskan dua tembakan lagi. Beruntung, seorang anggota staf sekolah berhasil melumpuhkan dan melucuti senjata pelaku sebelum polisi tiba untuk menangkapnya.
Walikota setempat, Jean-Pierre Squillari, mengonfirmasi bahwa pihak berwenang telah mengamankan pelaku. Insiden ini juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka lecet. Meskipun demikian, kondisi kepala sekolah dan guru yang tertembak dilaporkan tidak dalam kondisi kritis.
Momen mencekam ini terekam oleh salah satu siswa yang mengaku sempat mengira suara tembakan pertama adalah suara konstruksi bangunan. Namun, setelah tembakan kedua diikuti bunyi alarm, kepanikan pun pecah. Para siswa berlarian mencari perlindungan, baik ke aula olahraga maupun ke luar gedung sekolah.
Menteri Pendidikan Prancis, Edouard Geffray, melalui platform X menyayangkan insiden ini sebagai bukti meningkatnya kekerasan yang tidak terkendali di masyarakat. Meskipun kekerasan bersenjata di sekolah tergolong langka di Prancis, kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2017 silam. Pihak berwenang memastikan insiden ini tidak terkait dengan aksi protes siswa terkait fasilitas sekolah yang tengah marak belakangan ini.