Kyiv, Ukraina – Ukraina kembali melancarkan serangan besar-besaran di Laut Hitam. Dalam operasi drone yang masif, militer Ukraina berhasil menghantam 20 kapal milik Rusia. Rinciannya, sebanyak 17 kapal tanker minyak, dua kapal tanker gas, dan satu kapal tunda hancur terkena serangan.
Pemerintah Ukraina mengklaim dalam 10 hari terakhir, mereka sudah menargetkan total 136 kapal yang terkait dengan armada bayangan Rusia di Laut Hitam dan Laut Azov. Serangan ini bukan cuma soal militer, tapi juga strategi ekonomi untuk memutus jalur distribusi energi Rusia.
Analisis Dampak: Langkah ini jelas bikin pusing Kremlin. Kapal-kapal tanker itu adalah urat nadi ekspor minyak dan gas Rusia ke pasar global lewat jalur laut. Kalau terus diganggu, pendapatan Rusia dari energi bisa jeblok. Di sisi lain, aksi nekat Ukraina ini juga berisiko memicu eskalasi konflik yang lebih luas, termasuk potensi gangguan rantai pasok energi dunia. Harga minyak global pun bisa bergejolak dalam waktu dekat.