Sejarah panjang kehadiran umat Muslim di Eropa seringkali luput dari ingatan kolektif benua tersebut. Dalam episode terbaru podcast Deja Vu dari Al Jazeera, penulis kenamaan Tariq Ali mengajak audiens menelusuri kembali jejak kejayaan Al-Andalus di Spanyol hingga Sisilia. Selama berabad-abad, peradaban Muslim menjadi fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan budaya di Eropa. Namun, narasi sejarah ini seakan sengaja dihapus, terutama setelah jatuhnya Al-Andalus yang diwarnai pembakaran buku-buku dan penghancuran warisan intelektual.
Pertanyaan besarnya: mengapa hingga kini umat Muslim masih sering dianggap sebagai 'orang asing' di tanah yang turut mereka bangun? Tariq Ali menyoroti bagaimana hilangnya memori sejarah bersama ini berdampak langsung pada politik Eropa modern. Kebijakan imigrasi yang ketat hingga sentimen Islamofobia yang meningkat seringkali berakar pada buta sejarah. Padahal, tanpa kontribusi peradaban Islam masa lalu, wajah Eropa hari ini tidak akan seperti yang kita kenal.
Melalui diskusi ini, kita diajak untuk melihat bahwa identitas Eropa dan Islam bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan bagian dari satu jalinan sejarah yang kompleks. Mengabaikan fakta ini hanya akan memperparah polarisasi sosial yang tengah terjadi.