Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial yang menyita perhatian dunia. Kali ini, ia menyoroti situasi di Prancis pasca aksi protes dan penjarahan yang terjadi akhir pekan lalu. Trump menuding imigran sebagai penyebab utama kerusuhan tersebut dan melontarkan prediksi mengejutkan bahwa Paris akan segera berubah menjadi 'kota Muslim'.
Dalam pernyataannya, Trump juga menyerang kebijakan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Ia menilai Macron gagal mengambil langkah tegas, khususnya karena tidak menutup perbatasan negara untuk mencegah masuknya imigran. Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan sosial di Prancis yang memicu kekhawatiran tentang keamanan dan stabilitas politik di Eropa.
Pernyataan Trump ini berpotensi memperkeruh situasi politik global dan memicu debat panas mengenai isu imigrasi serta identitas budaya di Eropa. Bagi masyarakat Indonesia, pernyataan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman, serta menjadi cermin bagaimana isu identitas sering kali digunakan dalam retorika politik internasional.