WAPRES AS LECEH KERAS ISRAEL: JANGAN BUNUH TERUS - Berita Dunia
← Kembali

WAPRES AS LECEH KERAS ISRAEL: JANGAN BUNUH TERUS

Foto Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, melontarkan kritik pedas kepada Israel yang terus mendorong perang dengan Iran. Dalam wawancara dengan The New York Times, Vance mempertanyakan sikap para menteri ekstremis Israel seperti Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir yang menolak kesepakatan damai.

"Kalian negara dengan sembilan juta jiwa. Tidak bisa terus-terusan membunuh untuk menyelesaikan setiap masalah keamanan nasional," tegas Vance. Ia meminta Israel memberi ruang pada negosiasi dan menghargai peran AS sebagai mitra utama selama ini.

Pernyataan ini menjadi sinyal keras pemerintahan Trump yang biasanya pro-Israel. Bahkan, Presiden Donald Trump sendiri mengkritik cara Israel bertempur di Lebanon. "Terlalu banyak orang tewas. Tak perlu hancurkan satu gedung apartemen cari satu orang yang belum tentu Hezbollah," ujar Trump dari KTT G7 di Prancis.

Kesepakatan dengan Iran yang ditandatangani Trump dan Presiden Pezeshkian membuka Selat Hormuz, mencabut blokade laut, dan menghentikan pertempuran di semua lini termasuk Lebanon. Namun, sejumlah petinggi Demokrat dan Republik menilai perjanjian ini terlalu menguntungkan Teheran.

Vance membela kesepakatan itu dengan menyebut perang telah menghancurkan nuklir Iran, melemahkan militernya, dan menghancurkan ekonominya. "Meski negosiasi gagal sekalipun, militer dan nuklir Iran sudah hancur. Itu kemenangan," pungkasnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook