New Jersey, AS – Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, menjadi penyelamat Brasil saat tim Samba ditahan imbang 1-1 oleh Maroko dalam laga perdana Piala Dunia 2026 Grup C, Sabtu (14/6) waktu setempat.
Bermain di New York New Jersey Stadium, Brasil justru tertinggal lebih dulu. Maroko unggul pada menit ke-21 lewat aksi cerdik Ismael Saibari yang memanfaatkan umpan Brahim Diaz. Striker PSV Eindhoven itu sukses menjebol gawang Alisson Becker dengan chip halus setelah menerobos pertahanan Brasil.
Namun, Vinicius Jr membalasnya 11 menit kemudian. Menerima bola dari Bruno Guimaraes di sisi kiri kotak penalti, ia memotong ke kanan dan melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang yang dikawal Yassine Bounou. Gol itu sontak menghidupkan kembali permainan Brasil yang sebelumnya lesu.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, masih belum bisa menurunkan Neymar yang cedera betis. Absennya sang top skor sepanjang masa itu terasa berat. Apalagi, Brasil datang ke turnamen ini dengan modal kurang meyakinkan setelah finis di peringkat kelima kualifikasi Amerika Selatan.
Analisis Dampak: Hasil ini menjadi peringatan keras bagi Brasil. Meski memiliki individu brilian seperti Vinicius, permainan tim mereka masih jauh dari kata padu. Ancelotti, pelatih asing pertama dalam sejarah Brasil, punya pekerjaan rumah besar untuk membangun kolektivitas. Di sisi lain, Maroko kembali membuktikan diri sebagai tim Afrika yang disiplin dan berani, mirip penampilan mereka saat tembus semifinal Piala Dunia 2022. Publik Brasil mulai was-was: apakah era keemasan mereka benar-benar sudah berakhir? Brasil selanjutnya akan menghadapi Haiti, sementara Maroko bertemu Skotlandia.