KEBAL HUKUM? KLINTON AKHIRNYA BERSAKSI SOAL EPSTEIN! - Berita Dunia
← Kembali

KEBAL HUKUM? KLINTON AKHIRNYA BERSAKSI SOAL EPSTEIN!

Foto Berita

Mantan Presiden AS Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton, akhirnya mengonfirmasi kesediaan mereka untuk bersaksi di hadapan Kongres terkait skandal mendiang pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein. Keputusan ini datang setelah keduanya terancam menghadapi tuduhan penghinaan kongres dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang dipimpin Partai Republik, sebuah langkah yang berpotensi menyeret mereka ke tuntutan pidana serius.

Sebelumnya, pasangan politikus Demokrat berprofil tinggi ini menolak untuk hadir secara langsung, meski menyatakan siap bekerja sama dalam penyelidikan. Mereka beralasan, investigasi tersebut hanyalah manuver politik partisan yang bertujuan melindungi mantan Presiden Donald Trump, yang juga memiliki hubungan dengan Epstein. Namun, Komite Pengawas DPR AS dengan tegas menuduh Clintons "membangkang panggilan sah" dan "berusaha menghindari penghinaan dengan meminta perlakuan khusus," menegaskan bahwa "Clintons tidak kebal hukum."

Angel Urena, wakil kepala staf Clintons, lewat media sosialnya menyampaikan bahwa keduanya akan hadir dan "berharap dapat menciptakan preseden yang berlaku untuk semua orang." Di sisi lain, Ketua DPR AS dari Republik, Mike Johnson, menyambut baik kabar ini, meski belum memastikan apakah ancaman pemungutan suara terkait penghinaan akan dibatalkan. "Itu perkembangan yang bagus," kata Johnson. "Kami berharap setiap orang mematuhi panggilan Kongres."

Para politikus Demokrat sendiri menuding penyelidikan DPR ini disalahgunakan sebagai senjata untuk menyerang lawan-lawan politik Trump. Mereka menyoroti fakta bahwa Trump, meski telah lama dikaitkan dengan Epstein, justru tidak pernah dipanggil untuk bersaksi. Bahkan, Trump sempat berupaya memblokir pengungkapan dokumen investigasi terkait Epstein, sebelum akhirnya terpaksa memerintahkan rilis jutaan dokumen atas desakan basis pendukungnya dan beberapa anggota DPR Republik.

Bill Clinton sendiri diketahui pernah terbang dengan pesawat pribadi Epstein beberapa kali di awal tahun 2000-an setelah tidak menjabat presiden. Ia telah menyatakan penyesalan atas hubungan tersebut dan mengklaim tidak mengetahui aktivitas kriminal Epstein. Sementara itu, Hillary Clinton membantah memiliki interaksi yang signifikan, tidak pernah terbang dengan pesawat Epstein, dan tidak pernah mengunjungi pulau pribadinya. Kasus Epstein terus membayangi lanskap politik AS dan kini meluas hingga ke Inggris, menyeret nama-nama besar seperti Pangeran Andrew yang tercoreng dan mantan duta besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson. Polisi Inggris bahkan menyatakan sedang meninjau laporan dugaan pelanggaran yang melibatkan Mandelson, namanya muncul lebih dari 5.000 kali dalam dokumen Departemen Kehakihan AS tentang Epstein.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook