SKANDAL TAK GENTARKAN BISNIS META - Berita Dunia
← Kembali

SKANDAL TAK GENTARKAN BISNIS META

Foto Berita

Meski reputasi Mark Zuckerberg sedang terpuruk, bisnis raksasa teknologi Meta justru menunjukkan performa yang luar biasa. Hal ini terlihat dari momen pidato Zuckerberg di ajang Meta Connect bulan lalu. Alih-alih membahas Instagram dan Facebook—dua platform yang mengantarkan perusahaan menjadi bernilai 2 triliun dolar—ia justru lebih banyak membicarakan produk AI terbaru seperti chatbot Muse dan kacamata pintar.

Keputusan ini diambil di tengah badai masalah hukum yang menerpa perusahaan. Meta tengah menghadapi berbagai gugatan yang menuduh produk mereka sengaja dirancang untuk membuat pengguna muda kecanduan. Berbagai dokumen internal dan kesaksian dari para whistleblower (peniup peluit) telah membuka kedok praktik bisnis mereka, yang berujung pada ketidakpopuleran Zuckerberg. Survei Pew Research Center tahun lalu bahkan mencatat dua pertiga orang Amerika memiliki pandangan negatif terhadapnya.

Reputasi ini semakin diperparah dengan perilisan film terbaru karya Aaron Sorkin berjudul 'The Social Reckoning'. Film ini mengangkat klaim bahwa eksekutif Meta sadar produk mereka membahayakan anak muda, dengan aktor Jeremy Strong digambarkan memerankan Zuckerberg sebagai sosok antagonis yang mementingkan uang di atas tanggung jawab.

Namun, kenyataan di lapangan berbicara sebaliknya. Meski diterpa banyak berita buruk, jumlah pengguna aplikasi Meta terus meningkat, dan masyarakat justru berbondong-bondong mencoba asisten AI terbaru mereka. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah Meta adalah perusahaan 'Teflon' yang mampu membuat skandal memantul begitu saja tanpa merusak bisnisnya?


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook