Duka mendalam menyelimuti keluarga dua awak kapal asal India yang tewas dalam serangan Amerika Serikat di Teluk Oman pekan lalu. Kedua korban merupakan bagian dari tiga kru kapal tanker minyak MT Settebello yang menjadi sasaran tembakan.
Menurut pernyataan resmi militer AS, serangan itu dilakukan karena kapal tanker tersebut dinilai melanggar blokade yang diberlakukan Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan di Iran. Insiden ini langsung memicu gelombang protes dari publik India yang menuntut penjelasan lebih transparan dari Washington.
Analisis: Peristiwa ini membuka kembali luka lama soal dampak perang dan sanksi ekonomi AS-Iran terhadap warga sipil negara ketiga. Bagi Indonesia yang juga memiliki banyak awak kapal di jalur pelayaran internasional, insiden ini jadi alarm bahaya. Pemerintah perlu memperketat perlindungan dan komunikasi dengan operator kapal nasional yang berlayar di perairan rawan konflik seperti Teluk Oman dan Selat Hormuz.