DRONE DAN MISIL HANTAM RIYADH, PENERBANGAN TERANCAM - Berita Dunia
← Kembali

DRONE DAN MISIL HANTAM RIYADH, PENERBANGAN TERANCAM

Foto Berita

Koalisi pimpinan Arab Saudi kembali mengumumkan keberhasilan sistem pertahanan udaranya menggagalkan serangan udara besar-besaran dari kelompok Houthi Yaman. Dalam insiden terbaru, pasukan koalisi menembak jatuh satu drone dan satu misil balistik yang diarahkan ke ibu kota Riyadh, serta sebuah misil jelajah yang menyasar Kota Khamis Mushait di wilayah barat daya. Tak lama berselang, otoritas setempat melaporkan intersepsi terhadap 10 misil balistik lain yang ditembakkan ke arah wilayah selatan Arab Saudi. Ledakan keras sempat terdengar di langit Riyadh, meski belum ada laporan korban jiwa dari pihak sipil.

Serangan ini menjadi pukulan telak bagi sektor penerbangan sipil. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh baru saja dibuka kembali untuk penerbangan internasional di Terminal 2 setelah sempat lumpuh total akibat serangan mematikan pada 10 Oktober lalu yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dengan tegas memperingatkan bahwa bandara tersebut masih berstatus sebagai target militer yang sah dan tidak aman bagi maskapai manapun. Ancaman ini memaksa maskapai internasional dan regional untuk mempertimbangkan ulang rute penerbangan mereka ke Arab Saudi.

Dampak konflik tidak hanya dirasakan di Arab Saudi. Di Yaman, situasi kian memburuk setelah milisi Houthi berhasil menduduki Jabal Sabr, gunung strategis yang menghadap Kota Taiz. Mereka dilaporkan mengepung kota dan memutus jalur darat utama menuju Aden. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan situasi kritis bagi 800.000 warga sipil yang terjebak di Taiz, di mana pasokan bantuan kemanusiaan semakin sulit masuk. Pemerintah Yaman mengklaim telah melancarkan lebih dari 700 operasi militer untuk membalas, namun eskalasi ini semakin memperparah krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung lama.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook