JERUSALEM â Presiden Israel akhirnya menunjuk Gadi Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru, melewati Benjamin Netanyahu setelah hasil pemilu yang tidak konklusif. Langkah ini menandai pergeseran politik signifikan di Israel, di mana Eisenkotâmantan Kepala Staf IDFâkini memegang mandat untuk merakit koalisi.
Di sisi lain, Gaza menghadapi krisis kemanusiaan yang memburuk. Badai musim dingin pertama telah membanjiri sekitar 70.000 tenda yang menampung pengungsi Palestina. Kondisi ini diperparah dengan minimnya infrastruktur dan akses bantuan, memicu kekhawatiran akan penyakit dan hipotermia.
Analisis dampak: Penunjukan Eisenkot bisa mengubah arah kebijakan Israel terhadap Gaza, namun tantangan koalisi tetap rumit. Sementara itu, banjir di Gaza menunjukkan kerentanan pengungsi yang tinggal di tenda-tenda daruratâbencana alam kecil bisa menjadi krisis besar tanpa bantuan internasional. Media lain seperti Al Jazeera melaporkan bahwa tim penyelamat kesulitan menjangkau area terdampak, sementara PBB menyerukan gencatan senjata kemanusiaan agar bantuan bisa masuk.