London, Inggris - Daniel Dubois sukses mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBO setelah menghancurkan sesama petinju Inggris, Fabio Wardley, dalam duel ulang yang berlangsung singkat di O2 Arena, London, Sabtu malam waktu setempat.
Dubois tampil ganas sejak bel pembuka. Pukulan kanan lurus tepat 17 detik setelah ronde pertama dimulai langsung menjatuhkan Wardley. Meski mampu bangkit dan bertahan hingga bel berbunyi, kondisi Wardley sudah sangat terpuruk setelah menerima hujan pukulan di tepi ring.
Petaka bagi Wardley berlanjut di ronde kedua. Dubois yang dijuluki "Triple D" itu terus menggempur tanpa ampun. Pertahanan Wardley jebol, memaksa tim di sudutnya melempar handuk tanda menyerah. Wasit Steve Gray pun menghentikan pertarungan, memberikan kemenangan TKO bagi Dubois.
"Fabio adalah pejuang hebat, tapi ini adalah waktunya saya dan era saya," ujar Dubois singkat usai laga, dikutip dari laporan media internasional. Ia mengaku sudah memiliki niat buruk sejak awal untuk menghabisi lawannya itu.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Wardley. Sebelumnya, dalam pertemuan pertama di Manchester, Wardley sempat memberikan perlawanan sengit sebelum kalah di ronde ke-11. Kini, rekor Wardley tercatat 20 kemenangan dan 2 kekalahan, sementara Dubois menorehkan 24 kemenangan dan 3 kekalahan.
Di balik kemenangan ini, tantangan baru sudah menanti. Juara IBF asal Kroasia, Filip Hrgovic, yang menyaksikan langsung pertarungan dari ringside, menantang Dubois untuk menyatukan sabuk juara. "Malam yang mudah bagi Daniel. Dia siap melawan saya di bulan Maret, kan?" tantang Hrgovic, seperti dilansir dari Reuters.
Analisis Dampak: Kemenangan cepat ini tidak hanya memperkuat posisi Dubois sebagai salah satu petinju kelas berat paling berbahaya saat ini, tetapi juga membuka jalan menuju duel unifikasi gelar melawan Hrgovic. Bagi penggemar tinju, ini menjanjikan pertarungan sengit di masa depan. Sementara bagi Wardley, kekalahan brutal ini menjadi evaluasi besar untuk karirnya, mengingat ia sebelumnya dipuji karena kegigihannya.