GAZA LUMPUH, SEPEDA JADI NADI KEHIDUPAN BARU - Berita Dunia
← Kembali

GAZA LUMPUH, SEPEDA JADI NADI KEHIDUPAN BARU

Foto Berita

Pernahkah terbayang, seorang profesor harus mengayuh sepeda setiap pagi, mencari listrik dan koneksi internet hanya demi mengajar mahasiswanya secara daring? Inilah realitas pahit yang kini dialami warga Gaza, setelah dua tahun lebih serangan bertubi-tubi Israel meluluhlantakkan infrastruktur transportasi mereka. Kerugian total diperkirakan mencapai $2,5 miliar, membuat sebagian besar wilayah terisolasi dan layanan dasar nyaris lumpuh.

Sebuah laporan gabungan dari Bank Dunia, Uni Eropa, dan PBB mengungkap betapa parahnya situasi ini. Sekitar 81 persen jaringan jalan di Gaza rusak atau hancur, mengubah jalan-jalan yang tadinya ramai menjadi lautan puing. Mobil pribadi profesor Hassan El-Nabih misalnya, hancur lebur terkena serangan udara. Begitu pula dengan Abu Mohammed Jundieh, seorang sopir yang kini kehilangan mata pencarian dan mobilnya. Harga bahan bakar melambung tinggi, uang tunai lusuh tak diterima, bahkan sekadar berjalan kaki pun kini penuh bahaya dan tantangan.

Dampaknya terasa amat berat bagi masyarakat. Akses terhadap pendidikan, pekerjaan, hingga layanan kesehatan menjadi sangat sulit. Warga harus menempuh rute yang jauh lebih panjang dan berbahaya, menghadapi ancaman serangan kapan saja. Di tengah keterbatasan ini, sepeda, yang dulunya alat transportasi biasa, kini berubah status menjadi komoditas langka nan mahal. Tukang reparasi sepeda seperti Abu Luay Haniyeh di Gaza City sibuk melayani antrean pelanggan, membuktikan betapa vitalnya peran roda dua ini.

Krisis transportasi ini bukan hanya soal mobilitas, tapi juga memperparah krisis kemanusiaan yang ada. Bantuan logistik sulit didistribusikan, ekonomi lokal mati suri, dan kehidupan sehari-hari warga Gaza terjebak dalam lingkaran kesulitan. Infrastruktur yang hancur total telah memutuskan urat nadi kehidupan, memaksa penduduk beradaptasi dengan cara-cara ekstrem demi sekadar bertahan hidup.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook