IRAK JAMIN TAK JADI PANGKALAN SERANG SAUDI - Berita Dunia
← Kembali

IRAK JAMIN TAK JADI PANGKALAN SERANG SAUDI

Foto Berita

Riyadh, Perdana Menteri Irak, Ali Faleh al-Zaidi, melakukan kunjungan resmi perdananya ke Arab Saudi sejak menjabat pada Mei lalu. Dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), ia memberikan jaminan tegas bahwa wilayah Irak tidak akan pernah dijadikan basis peluncuran serangan terhadap Kerajaan Saudi maupun negara-negara tetangga lainnya.

Jaminan ini mencuat menyusul insiden serangan drone yang menghantam jalur pipa minyak East-West milik Arab Saudi bulan lalu. Insiden tersebut sempat memaksa Riyadh menutup sementara jalur ekspor vital yang berkapasitas hingga tujuh juta barel per hari itu, sebelum akhirnya kembali beroperasi normal. Investigasi pemerintah Irak menyimpulkan bahwa serangan tersebut memang diluncurkan dari dalam wilayah Irak, meskipun kelompok Houthi dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut.

Analisis Dampak: Langkah diplomatis Al-Zaidi ini menjadi krusial untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah. Bagi masyarakat global, stabilitas jalur pipa ini sangat penting karena menjadi alternatif utama jika Selat Hormuz tersumbat, yang bisa berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Komitmen Irak untuk menjaga kedaulatan negaranya dan tidak mencampuri konflik regional menunjukkan upaya Baghdad untuk menjaga netralitas di tengah panasnya geopolitik kawasan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook