Insiden penembakan terjadi di Gereja Ortodoks Yunani di Karak, Yordania, saat prosesi pemakaman berlangsung. Dua pria bertopeng melepaskan tembakan yang menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 34 lainnya. Aparat keamanan langsung memburu pelaku, sementara Raja Abdullah mengecam keras aksi tersebut dan menyerukan persatuan nasional.
Serangan ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Karak dan memicu kekhawatiran soal keamanan di tempat ibadah. Media lain melaporkan bahwa pemerintah Yordania meningkatkan pengamanan di gereja-gereja dan masjid sebagai langkah antisipasi. Hingga kini, motif penembakan masih dalam penyelidikan, namun dugaan awal mengarah pada aksi terorisme. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.