KEKASIH TEWAS DI DEPAN MATA, GITARIS BAND THOTSAKAN MENYESAL - Berita Dunia
← Kembali

KEKASIH TEWAS DI DEPAN MATA, GITARIS BAND THOTSAKAN MENYESAL

Foto Berita

Bangkok, Thailand – Duka mendalam menyelimuti industri musik Thailand. Kebakaran hebat yang melanda bar Rong Beer Na Lat Phrao di Bangkok pada Senin malam (22/8) lalu menewaskan 33 orang dan melukai 15 lainnya. Tragedi ini memusnahkan band indie Thotsakan, di mana empat dari 11 anggotanya tewas dalam kobaran api.

Vokalis perempuan Nahathai Satjalert, vokalis pria Thitiwat Kaewkanha, keyboardis Pruttipong Phutmon, dan drummer Nathaphat Thammanitha menjadi korban jiwa. Sang gitaris sekaligus ketua band, Athipat Wichan, yang selamat dari maut, mengungkapkan penyesalan mendalam karena telah membawa kekasihnya, Nahathai, bergabung ke dalam band.

“Aku seharusnya tidak membiarkanmu di sini. Aku minta maaf dan aku ingin mengatakan bahwa aku sangat mencintainya dan akan terus mencintainya setiap hari,” ujar Athipat patah hati di pemakaman Nahathai, seperti dikutip BBC Thai.

Menurut kesaksian Athipat, api tiba-tiba melahap panggung saat mereka tampil. Listrik padam, dan dalam kegelapan serta kepanikan, ia meraba-raba mencari pintu keluar. “Api menyambar ke arahku begitu aku sampai di pintu. Aku hampir tidak bisa keluar tepat waktu,” kenangnya.

Gitaris lainnya, Chanate Trasing, mengaku awalnya mengira asap tebal itu adalah efek panggung. Namun, api dengan cepat membesar dan memutuskan semua akses keluar. “Hal terakhir yang kulihat sebelum melompat dari panggung adalah senyuman pengunjung bar yang menikmati musik kami,” ujarnya pilu.

Analisis Dampak: Tragedi ini kembali menyoroti lemahnya standar keselamatan kebakaran di tempat hiburan malam di Thailand dan Asia Tenggara. Banyak bar dan klub malam yang menggunakan dekorasi mudah terbakar serta minim pintu darurat. Insiden ini menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk segera mengaudit dan memperketat izin operasional tempat hiburan. Bagi industri musik, ini adalah kehilangan besar—sebuah band indie yang sedang naik daun musnah dalam sekejap, menyisakan trauma mendalam bagi personel yang selamat dan keluarga korban.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook