Warga London digegerkan aksi pembakaran empat ambulans milik organisasi kemanusiaan Yahudi Hatzola Northwest. Kejadian dini hari Senin di Golders Green, kawasan berpopulasi Yahudi padat, ini langsung diselidiki polisi sebagai kejahatan rasial anti-Semit. Insiden yang memicu ledakan tabung gas dan menghancurkan jendela rumah warga ini menuai kecaman keras, termasuk dari PM Inggris Keir Starmer.
Empat unit ambulans yang terparkir di Golders Green ludes dilalap api. Meskipun tidak ada korban luka, ledakan dari tabung gas pada kendaraan tersebut menyebabkan jendela-jendela blok apartemen dan rumah di sekitarnya pecah. Warga setempat pun sempat dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. London Fire Brigade melaporkan api berhasil dipadamkan pada pukul 03:06 GMT.
Kepolisian Metropolitan London saat ini tengah memburu tiga tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran ini, namun belum ada penangkapan. Kepala Kepolisian Superintenden Sarah Jackson mengakui insiden ini memicu kekhawatiran besar di komunitas, dan petugas akan terus melakukan penyelidikan mendesak di lokasi kejadian.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengungkapkan keterkejutannya atas kejadian tersebut. Melalui akun X-nya, Starmer menyampaikan keprihatinan mendalam kepada komunitas Yahudi yang harus menghadapi kabar mengerikan ini di pagi hari, sembari menegaskan bahwa “Anti-Semitisme tidak memiliki tempat di masyarakat kita.” Sementara itu, Peter Zinkin, anggota dewan lokal Golders Green, menyatakan perasaannya yang campur aduk antara “kaget, horor, dan kesedihan mendalam.”
Insiden ini bukan sekadar tindakan vandalisme biasa, melainkan serangan langsung terhadap layanan medis darurat yang disediakan secara sukarela oleh Hatzola Northwest. Pembakaran ini secara signifikan meningkatkan kekhawatiran akan melonjaknya sentimen anti-Semit di Inggris. Apalagi, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, seperti serangan mobil terhadap jemaat sinagoge di Manchester yang menewaskan dua orang. Serangkaian aksi teror semacam ini menuntut pemerintah dan penegak hukum untuk lebih sigap dalam menjamin keamanan dan toleransi di tengah masyarakat.