PERANG IRAN GUNCANG PILIHAN SENAT AS - Berita Dunia
← Kembali

PERANG IRAN GUNCANG PILIHAN SENAT AS

Foto Berita

Peta politik Amerika Serikat menjelang pemilihan tengah periode November mendatang berubah drastis. Gelombang ketidakpuasan publik terhadap lonjakan harga barang dan keterlibatan AS dalam perang melawan Iran membuat kursi Senat yang biasanya aman bagi Partai Republik kini jadi medan pertempuran sengit. Demokrat hanya butuh tambahan empat kursi untuk merebut kendali Senat dari tangan Republik yang saat ini menguasai 53-47.

Di Alaska, Senator petahana Dan Sullivan menghadapi perlawanan ketat dari Mary Peltola. Uniknya, sistem pemilihan peringkat di Alaska membuat nama Sullivan muncul dua kali di surat suara karena ada kandidat independen bernama sama. Isu keterjangkauan harga menjadi senjata utama Peltola, yang berhasil mengumpulkan dana kampanye jauh lebih besar, 33 juta dolar AS berbanding 14 juta dolar AS milik Sullivan.

Situasi serupa terjadi di Iowa. Negara bagian yang biasanya menjadi benteng Republik ini kini berbalik arah akibat kebijakan tarif dagang dan mahalnya biaya bahan bakar serta pupuk imbas perang. Persaingan kursi terbuka antara Ashley Hinson dan Josh Turek (atlet paralimpiade) semakin memanas. Meski Hinson menyerukan penghentian perang, rekam jejaknya yang menolak resolusi damai justru menjadi sorotan tajam.

Yang paling mengejutkan terjadi di Kansas. Negara bagian yang tidak pernah memilih Demokrat sejak 1932 ini mendadak kompetitif. Meningkatnya biaya pertanian dan penolakan terhadap kebijakan imigrasi Trump membuat Senator Roger Marshall harus bekerja ekstra keras melawan Adam Hamilton. Analisis menunjukkan, isu ekonomi domestik dan dampak perang di Timur Tengah telah mengalahkan sentimen politik tradisional, memaksa kandidat Republik untuk mempertahankan kursi mereka di wilayah yang seharusnya aman.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook