KOMENTATOR SWISS SERANG ATLET ISRAEL, GEGER ISU GENOSIDA - Berita Dunia
← Kembali

KOMENTATOR SWISS SERANG ATLET ISRAEL, GEGER ISU GENOSIDA

Foto Berita

Jagat olahraga dihebohkan oleh komentar tajam seorang jurnalis Swiss yang menyasar atlet bobsleigh Israel di Olimpiade Musim Dingin Italia. Komentar ini bukan sembarangan, melainkan menyoroti isu sensitif dukungan atlet terhadap perang di Gaza, memicu perdebatan sengit tentang standar ganda dalam dunia olahraga internasional.

Stefan Reina, komentator dari Radio Television Suisse (RTS), tanpa tedeng aling-aling menyebut pilot tim bobsleigh Israel, Adam Jeremy Edelman, sebagai "Zionis sejati" saat siaran langsung Milano Cortina Games, Senin lalu. Reina tak sungkan mengkritik Edelman karena postingan media sosialnya yang terang-terangan mendukung "perang genosida" Israel di Gaza. Ia bahkan mengutip Edelman yang menyebut intervensi militer itu sebagai "perang paling adil dan bermoral dalam sejarah."

Komentar pedas Reina bukan hanya soal pribadi Edelman. Ia juga menyoroti standar ganda Komite Olimpiade Internasional (IOC). Jurnalis Swiss ini mempertanyakan mengapa atlet Rusia dilarang berpartisipasi dalam ajang olahraga internasional karena mendukung perang di Ukraina, sementara atlet Israel yang terang-terangan mendukung konflik Gaza justru dibiarkan ikut. Reina bahkan menyebut atlet Israel lain, Ward Fawarsa, yang terlibat operasi militer di Gaza pada 2023, namun tetap diizinkan berlaga di Cortina.

Video komentar Reina ini dengan cepat menyebar viral di media sosial. Namun, RTS kemudian menghapusnya dari kanal YouTube mereka dengan alasan "informasi tersebut, meskipun faktual, tidak pantas untuk komentar olahraga karena panjangnya." Pihak RTS kepada Al Jazeera menegaskan bahwa jurnalis mereka memang ingin mempertanyakan kebijakan IOC. Tim bobsleigh Israel sendiri finis di posisi terakhir dari 26 tim.

Aksi berani Reina menuai pujian dari banyak penggemar olahraga dan pendukung Palestina, yang mengapresiasi keberaniannya menyuarakan kritik di platform besar. Namun, ia juga panen kecaman keras, termasuk dari Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, yang menuduhnya anti-Semitisme dan menyebarkan kebencian. Organisasi StopAntisemitism, yang dikenal sebagai lobi Zionis di AS, bahkan menyerukan tindakan terhadap Reina.

Kontroversi ini menambah daftar panjang isu "genosida" di Gaza yang menjadi sorotan PBB dan komunitas internasional. Kejadian ini membuka mata publik bahwa olahraga tidak selalu bisa steril dari isu politik dan kemanusiaan, terutama ketika ada dugaan standar ganda yang diterapkan oleh badan pengatur seperti IOC. Ini juga menyoroti tekanan politik dan lobi yang kuat yang kerap mewarnai keputusan-keputusan organisasi internasional. Di tengah isu panas global, insiden ini kembali memperlihatkan bagaimana garis antara olahraga dan politik kian menipis.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook