Kekalahan Partai Demokrat pada pemilu sela (midterm) membuat upaya mereka untuk mengendalikan kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump semakin berat. Analis dari Chatham House, Laurel Rapp, menilai bahwa meskipun Kongres berpotensi membatasi langkah Trump terkait perang Iran, presiden tetap memegang kekuasaan besar untuk melanjutkan aksi militer tanpa persetujuan legislatif.
Dampaknya bagi masyarakat: Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi berlanjut tanpa hambatan berarti, sementara publik AS hanya bisa bergantung pada mekanisme pengawasan Kongres yang terbatas. Informasi penting lain dari media internasional menyebutkan bahwa kendali presiden atas operasi militer singkat masih sangat kuat, sehingga upaya Demokrat untuk 'mengikat tangan' Trump di panggung global diperkirakan tidak akan efektif.