Tiga suporter Club Brugge harus menelan pil pahit. Alih-alih menikmati liburan dan mendukung tim kesayangan mereka di Liga Champions, mereka justru dijebloskan ke penjara di Kazakhstan selama lima hari.
Musababnya, aksi nekat mereka mengenakan kostum 'mankini' hijau terang ala Borat di Astana Arena saat laga melawan Kairat Almaty pada Selasa lalu. Pihak kepolisian Kazakhstan menganggap ulah para penggemar ini sebagai tindakan tidak hormat dan mengganggu ketertiban umum. Tak hanya itu, mereka juga dituduh mabuk di tempat publik dan melakukan 'hooliganisme' ringan.
Petugas keamanan langsung bergerak cepat, menciduk ketiga warga Belgia itu dari tribun penonton. Vonis lima hari penjara dijatuhkan keesokan harinya, Rabu. Kementerian Luar Negeri Belgia telah menyatakan akan memantau situasi dan siap memberikan dukungan konsuler yang diperlukan.
Kisah ini memang tak lepas dari sejarah panjang kontroversi film 'Borat!' yang dirilis pada 2006. Film tersebut, yang menampilkan karakter fiktif Borat dari Kazakhstan, kala itu memicu kemarahan besar di negara tersebut karena dianggap menghina citra nasional. Uniknya, untuk sekuel film yang rilis pada 2020, Kazakhstan justru berbalik memanfaatkan jargon 'Very Nice!' dari Borat sebagai slogan promosi pariwisata.
Kasus penangkapan suporter ini menjadi pengingat penting bagi siapa pun yang bepergian ke luar negeri, terutama wisatawan. Apa yang dianggap sebagai lelucon atau hiburan di satu tempat, bisa jadi merupakan pelanggaran serius atau tindakan tidak hormat di tempat lain. Memahami dan menghormati hukum serta adat istiadat setempat adalah kunci agar liburan tidak berakhir di balik jeruji besi.