UFC GELAR PERTANDINGAN BERTARAF SEJARAH DI HALAMAN GEDUNG PUTIH - Berita Dunia
← Kembali

UFC GELAR PERTANDINGAN BERTARAF SEJARAH DI HALAMAN GEDUNG PUTIH

Foto Berita

Jakarta - Ultimate Fighting Championship (UFC) untuk pertama kalinya menggelar pertandingan olahraga profesional di halaman Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Acara yang digelar pada Jumat (14/6) waktu setempat ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-80 Presiden Donald Trump yang juga bertepatan dengan Hari Bendera AS dan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika.

Pertandingan sempat tertunda satu jam akibat cuaca buruk dengan kelembaban udara mencapai 70 persen dan suhu sekitar 27 derajat Celcius. Namun, akhirnya laga tetap berlangsung dengan disaksikan sekitar 4.300 undangan di South Lawn dan 85.000 penggemar di zona penggemar terdekat.

Presiden Trump hadir langsung dan duduk di dekat octagon bersama CEO UFC Dana White, yang merupakan sahabat lamanya. Beberapa anggota keluarga Trump dan pejabat tinggi AS, termasuk Direktur FBI Kash Patel, juga terlihat hadir. Para petarung diantar masuk oleh penerima Medal of Honor dan petugas tanggap darurat.

UFC menggelontorkan dana sekitar 60 juta dolar AS atau setara Rp960 miliar untuk acara ini, termasuk 700 ribu dolar AS untuk perbaikan rumput lapangan setelah acara. Pusat perhatian adalah struktur logam raksasa bernama 'The Claw' setinggi 92 kaki dengan berat 600 ton yang menjulang di atas octagon.

Analisis Dampak: Kehadiran UFC di Gedung Putih menandai perubahan besar dalam peta olahraga global. Olahraga yang dulu dicap sebagai 'adu ayam manusia' oleh senator AS kini mendapat legitimasi politik tertinggi. Menteri Luar Negeri Marco Rubio bahkan menyebut UFC sebagai 'definisi kekuatan diplomasi lunak Amerika'. Bagi Indonesia, ini menjadi pelajaran bagaimana sebuah olahraga bisa naik kelas melalui strategi branding dan dukungan politik. Namun, kritik juga muncul dari kalangan pegiat olahraga yang menilai campur tangan politik terlalu dalam ke dunia olahraga profesional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook