EU GOYAH! HUNGARIA BLOKIR BANTUAN KYIV SAAT SERANGAN RUSIA MENGGILA - Berita Dunia
← Kembali

EU GOYAH! HUNGARIA BLOKIR BANTUAN KYIV SAAT SERANGAN RUSIA MENGGILA

Foto Berita

Para menteri luar negeri Uni Eropa (EU) tengah bersidang di Brussels untuk membahas bantuan krusial bagi Kyiv dan paket sanksi ke-20 untuk Rusia. Pertemuan ini berlangsung di tengah gelombang serangan Rusia yang menggila di Ukraina, menewaskan sedikitnya empat orang dan meluluhlantakkan infrastruktur penting di berbagai wilayah.

Di Odesa, dua nyawa melayang pada Senin malam setelah drone Rusia menghantam fasilitas industri, energi, dan infrastruktur sipil. Gubernur Oleh Kiper melaporkan kerusakan parah pada pabrik, gudang, gedung perkantoran, bahkan dealer mobil dan kendaraan. Satu drone lain juga mengenai apartemen bertingkat namun untungnya tidak meledak. Psikolog dari layanan darurat setempat telah memberikan bantuan kepada para penghuni yang trauma.

Sementara di wilayah tenggara Zaporizhia, gubernur setempat Ivan Fedorov menyebut lebih dari 750 serangan Rusia menghantam 44 permukiman, menewaskan dua warga sipil di ibu kota provinsi. Di Kharkiv, rudal Rusia juga menghantam distrik Kholodnohirsky, memicu pekerjaan darurat untuk menilai kerugian meskipun belum ada laporan korban jiwa.

Klaim perang drone pun terus berlanjut. Ukraina menyatakan berhasil menembak jatuh 105 drone Rusia, sementara Rusia mengklaim mencegat 152 drone Ukraina, mengindikasikan intensitas konflik udara yang tinggi.

Di meja perundingan Brussels, para menteri berupaya memfinalisasi pinjaman senilai 90 miliar euro (sekitar 106 miliar dolar AS) untuk menopang kebutuhan finansial Ukraina hingga akhir 2027. Pinjaman ini sejatinya sudah disepakati pada Desember dan disetujui Parlemen Eropa. Selain itu, paket sanksi baru akan melarang layanan maritim terkait ekspor minyak mentah Rusia dan memperketat pembatasan finansial agar Rusia makin sulit membiayai aktivitas ekonominya.

Namun, rencana bantuan ini terganjal oleh Hungaria. Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto, menegaskan Budapest akan memblokir pinjaman tersebut kecuali pasokan minyak Rusia ke negaranya melalui pipa Druzhba kembali normal. Menurut sumber Ukraina, aliran minyak terhenti akibat pemboman Rusia sejak akhir Januari. Namun, Hungaria dan Slovakia, yang juga mengandalkan pipa ini, justru menuduh Kyiv sengaja menghambat pengiriman.

Sikap Hungaria ini menuai kecaman dari negara anggota EU lainnya. Diplomat top Polandia, Radoslaw Sikorski, menyebutnya 'mengejutkan'. Sementara Menteri Luar Negeri Estonia, Margus Tsahkna, menegaskan tidak ada alasan untuk memblokir sanksi, karena masalah pipa adalah kesalahan Rusia, bukan Ukraina. 'Jika kita tidak bisa menjatuhkan sanksi ke Rusia, maka Rusia akan senang,' ujarnya.

Situasi ini menunjukkan keretakan di internal Uni Eropa di saat Ukraina sangat membutuhkan dukungan finansial dan militer, bertepatan dengan peringatan empat tahun invasi besar-besaran Rusia. Pembekuan bantuan oleh Hungaria tidak hanya memperlambat upaya Ukraina mempertahankan diri, tetapi juga berpotensi memberi angin segar bagi Rusia yang tengah gencar melancarkan serangan. Konflik energi yang berlarut-larut antara Kyiv dan Budapest bisa menjadi kartu tawar bagi Rusia, memperlemah kohesivitas Barat dalam menanggapi agresi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook