SERANGAN DRONE HANTAM 'GOOGLE-NYA' RUSIA - Berita Dunia
← Kembali

SERANGAN DRONE HANTAM 'GOOGLE-NYA' RUSIA

Foto Berita

MOSKOW - Raksasa teknologi Rusia, Yandex, terpaksa menghentikan operasional pusat data mereka di wilayah Vladimir, sebelah timur Moskow, setelah dihantam serangan drone Ukraina. Ini menjadi pukulan ketiga bagi Yandex dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya fasilitas mereka di Sasovo (Kamis) dan Kaluga (Jumat) juga menjadi sasaran.

Perusahaan yang dijuluki 'Google-nya Rusia' ini memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dampaknya terasa langsung oleh puluhan juta pengguna karena layanan mereka—mulai dari mesin pencari, aplikasi pesan-antar makanan, hingga taksi online—mengalami gangguan besar. Yandex mengaku kesulitan memprediksi kapan layanan mereka bisa pulih sepenuhnya karena kerusakan infrastruktur yang cukup parah.

Serangan ini terjadi di tengah tensi diplomatik yang memanas. Presiden AS Donald Trump baru saja memperingatkan Ukraina agar menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Menanggapi hal itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa penghentian serangan harus bersifat timbal balik. Ia bersedia menghentikan gempuran ke infrastruktur energi Rusia asalkan Moskow juga berhenti menyerang infrastruktur energi Ukraina.

Di sisi lain, perang infrastruktur ini tidak hanya berdampak pada sektor teknologi. Serangan balasan Rusia ke wilayah Dnipropetrovsk dan Zaporizhzhia menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk anak-anak, dan melukai sejumlah warga lainnya. Situasi ini menunjukkan bahwa perang yang telah memasuki tahun kelima belum menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan kedua belah pihak semakin agresif menyasar infrastruktur vital lawan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook