BINGUNG KRIKET? PANDUAN LENGKAP PIALA DUNIA 2026! - Berita Dunia
← Kembali

BINGUNG KRIKET? PANDUAN LENGKAP PIALA DUNIA 2026!

Foto Berita

Piala Dunia Kriket T20 Putra edisi ke-10 siap bergulir! Ajang bergengsi ini akan dihelat di India dan Sri Lanka mulai 7 Februari hingga 8 Maret 2026, mempertemukan 20 tim untuk memperebutkan trofi T20 paling prestisius. Bagi para penggemar olahraga, khususnya yang belum akrab dengan kriket, ini adalah kesempatan emas untuk memahami lebih dalam salah satu olahraga terpopuler di dunia yang digandrungi hampir dua miliar orang.

Al Jazeera, lewat panduan khususnya, membongkar istilah-istilah kunci dalam kriket yang sering membingungkan pemula. Pada dasarnya, kriket adalah olahraga bat-and-ball yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan 11 pemain. Permainan dibagi menjadi dua babak, atau yang biasa disebut 'innings'. Di innings pertama, setelah lempar koin, satu tim akan memukul (batting) sementara tim lawan bertindak sebagai pelempar bola (bowling) dan penjaga lapangan (fielding). Tim pemukul harus berusaha mencetak 'run' sebanyak-banyaknya, sementara tim pelempar berupaya mencegah hal itu sekaligus menyingkirkan pemukul lawan. Di innings kedua, giliran tim pelempar yang akan memukul, mencoba melampaui skor tim lawan. Tim dengan perolehan run terbanyak di akhir pertandingan akan menjadi pemenangnya.

Kriket punya tiga format utama dengan durasi dan aturannya sendiri. Format T20, seperti yang akan dipertandingkan di Piala Dunia nanti, adalah yang paling cepat dan menarik. Satu pertandingan T20 biasanya berlangsung sekitar tiga sampai empat jam, di mana setiap tim punya jatah 20 'over' (total 120 bola) untuk mencetak run. Format ini memang dirancang untuk pace yang cepat dan aksi yang seru, sangat cocok untuk menarik penonton baru. Lalu ada One Day International (ODI) yang berdurasi sekitar tujuh sampai delapan jam dengan 50 over per tim, dan format terlama serta tertua, Test Match, yang bisa berlangsung hingga lima hari dengan minimal 90 over setiap hari dan masing-masing tim mendapat dua innings.

Area permainan kriket adalah lapangan oval besar, berdiameter sekitar 150 meter. Di tengah lapangan terdapat 'pitch', area persegi panjang berukuran 20x3 meter tempat aksi utama berlangsung. Di setiap ujung pitch, ada tiga tongkat kayu yang disebut 'wicket' atau 'stump', dengan dua 'bail' di atasnya. Pemukul akan berdiri di depan wicket ini, di area yang disebut 'batting crease', untuk memukul bola yang dilemparkan oleh bowler.

Dengan pemahaman dasar ini, menonton Piala Dunia Kriket T20 2026 nanti tentu akan jauh lebih seru dan tak lagi membingungkan. Apalagi, format T20 yang ringkas memang menjadi kunci untuk memperluas jangkauan penggemar kriket di seluruh dunia, termasuk di Indonesia yang minatnya terhadap olahraga ini mulai berkembang. Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga perayaan budaya olahraga global yang kaya dan dinamis.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook