AMERIKA DEMAM 'MAXXING', KAMUS RESMI PILIH KATA TAHUN 2026 - Berita Dunia
← Kembali

AMERIKA DEMAM 'MAXXING', KAMUS RESMI PILIH KATA TAHUN 2026

Foto Berita

Jakarta - Tren gaya hidup ekstrem di media sosial Amerika Serikat resmi mencatatkan sejarah baru. Dictionary.com menobatkan istilah 'maxxing' sebagai Word of the Year 2026, menandai pergeseran besar dari kata 'demure' dua tahun lalu dan '67' di tahun 2025.

Singkatan dari maximizing (memaksimalkan), kata ini bukan sekadar kosakata biasa. Menurut Dictionary.com, istilah ini bisa berdiri sendiri atau ditempel di akhir kata apa pun untuk menggambarkan upaya optimal dalam melakukan sesuatu. Direktur Leksikografi Dictionary Media Group, Steve Johnson, menilai fenomena ini sebagai cerminan budaya yang obsesif terhadap hasil maksimal.

Data internal mereka menunjukkan lonjakan drastis: penggunaan kata 'maxxing' di media digital meledak hampir 19 kali lipat pada Agustus 2026 dibandingkan rata-rata bulanan tahun sebelumnya. Fenomena ini didorong masif oleh Generasi Z dan anak muda di bawah 30 tahun yang gemar membagikan pencapaian hidup mereka di dunia maya.

Praktiknya sangat beragam. Mulai dari 'proteinmaxxing' untuk diet tinggi protein, 'sleepmaxxing' untuk kualitas tidur, hingga 'looksmaxxing'β€”tren kontroversial untuk mencapai standar kecantikan tertentu dengan fokus pada struktur rahang, mata, dan fisik. Influencer seperti Clavicular bahkan menjadi sorotan karena mendokumentasikan usahanya mencapai standar estetika tersebut secara ekstrem.

Meski begitu, Johnson mencatat adanya dualisme dalam tren ini. Sebagian orang memeluknya sebagai motivasi, sebagian mengekspresikannya secara berlebihan untuk lucu-lucuan, dan tidak sedikit yang justru membalikkan maknanya sebagai bentuk protes terhadap budaya 'harus maksimal' yang melelahkan.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat Indonesia, tren ini berpotensi masuk melalui algoritma media sosial. Ada risiko body dysmorphia (gangguan citra tubuh) akibat standar 'looksmaxxing' yang tidak realistis, terutama bagi remaja. Namun, di sisi lain, istilah ini bisa diadopsi secara positif untuk kampanye kesehatan praktis, seperti 'healthmaxxing', asalkan tetap diimbangi dengan kesadaran mental bahwa tidak semua hal harus sempurna.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook