Philadelphia 76ers sukses membalikkan keadaan dan mencuri kemenangan dramatis 114-106 atas Cleveland Cavaliers. Laga ini menjadi momen pembuktian bagi LeBron James, beberapa jam setelah mendapat kecaman keras dari Presiden AS Donald Trump yang menyebutnya sebagai 'aib' terkait sikapnya saat lagu kebangsaan.
Bermain di kandang lawan, 76ers sempat tertinggal jauh hingga 29 poin. Namun, kebangkitan luar biasa di paruh kedua pertandingan membuat mereka keluar sebagai pemenang. Tyrese Maxey menjadi bintang dengan 32 poin, disusul Joel Embiid dengan 24 poin. LeBron sendiri menyumbang 17 poin, 10 rebound, dan 5 assist.
Kemenangan ini tercatat sebagai comeback terbesar dalam sejarah karier LeBron James dan era play-by-play NBA modern. Meski begitu, LeBron mengaku tidak ingin timnya sering mengandalkan skenario 'bangkit dari keterpurukan' seperti ini.
Dampak bagi masyarakat dan penggemar olahraga: Insiden ini menyoroti kembali tensi politik antara atlet legendaris dan Gedung Putih. Bagi warga Philadelphia, kemenangan ini membuktikan bahwa investasi besar mereka pada LeBron dan Jaylen Brown mulai membuahkan hasil, meski Cleveland harus menelan pil pahit gagal memulangkan sang putra daerah.