SENATOR REPUBLIK 30 TAHUN TUMBANG DI KURSI MAINE - Berita Dunia
← Kembali

SENATOR REPUBLIK 30 TAHUN TUMBANG DI KURSI MAINE

Foto Berita

Jakarta - Peta politik Amerika Serikat kembali bergolak. Senator senior dari Partai Republik, Susan Collins, akhirnya mengakui kekalahannya dari kandidat Demokrat, Troy Jackson, dalam pemilihan Senat di Negara Bagian Maine. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Partai Republik karena Collins telah menduduki kursi tersebut selama hampir tiga dekade, tepatnya sejak tahun 1997.

Jackson, yang merupakan mantan Presiden Senat Maine dan seorang organisator buruh, berhasil membalikkan keadaan (flip) di wilayah yang selama 30 tahun terakhir menjadi basis kuat Republik. Kemenangan ini tidak datang dengan mudah; data menunjukkan kelompok Republik menghabiskan dana besar mencapai 76 juta dolar AS, jauh melampaui Demokrat yang menggelontorkan 40 juta dolar AS. Namun, efisiensi kampanye Jackson yang mengumpulkan dana 26,9 juta dolar AS berhasil menyaingi popularitas Collins.

Isu ekonomi menjadi faktor kunci di Maine, wilayah paling timur laut AS yang berbatasan langsung dengan Kanada. Ekonomi lokal diketahui terpukul oleh kebijakan tarif (tariff wars) yang digencarkan Donald Trump terhadap mitra dagang utara tersebut. Meskipun Collins berusaha mencitrakan diri sebagai politisi moderat dan mengandalkan jabatannya sebagai Ketua Komite Appropriations (yang mengatur anggaran), rekam jejaknya dianggap kontradiktif.

Jackson gencar menyerang Collins sebagai sekutu Trump, terutama terkait dukungan Collins terhadap undang-undang dan nominee hakim agung yang berujung pada pencabutan hak aborsi. Meski Collins sempat menjauhkan diri dari Trump dan menjadi salah satu dari sedikit Republikan yang memilih memakzulkan sang presiden setelah insiden Capitol 6 Januari 2021, strategi tersebut gagal menyelamatkan kursinya. Hasil ini menegaskan bahwa gelombang biru (blue wave) Demokrat masih menjadi ancaman nyata bagi dominasi Republik di Senat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook