Hasil pemilu sela (midterm) Amerika Serikat berpotensi mengubah peta kekuatan politik Presiden Donald Trump. Jika Partai Demokrat menguasai Kongres, pengawasan terhadap kebijakan luar negeri Trump—terutama soal Iran, Rusia, dan China—akan jauh lebih ketat.
Dampaknya bagi masyarakat global, termasuk Indonesia, adalah kebijakan luar negeri AS bisa jadi lebih sulit diprediksi karena Trump harus berhadapan dengan parlemen yang tidak sealiran. Kongres yang dipegang oposisi biasanya lebih agresif menolak kebijakan militer atau sanksi ekonomi yang dianggap sepihak.
Analisis tambahan: Midterm juga mempengaruhi anggaran pertahanan dan diplomasi AS. Jika terjadi kebuntuan politik (gridlock), bantuan luar negeri AS bisa tersendat, yang berdampak pada stabilitas kawasan. Media lain seperti Reuters mencatat bahwa hasil ini akan menjadi referendum atas gaya kepemimpinan Trump yang kontroversial.