Jakarta - Megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional Portugal. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pemain berusia 41 tahun tersebut melalui sebuah unggahan di media sosial pada Kamis lalu, menandai berakhirnya salah satu era paling gemilang dalam sejarah sepak bola internasional.
Dalam pernyataan emosionalnya, Ronaldo menyebut keputusan ini bukanlah hal yang mudah. Ia menegaskan bahwa keputusan besar ini tidak hanya diambil dengan pikiran, tetapi juga dengan hati. "Jika saya pernah membuat Anda bahagia, jika salah satu gol saya pernah membuat Anda memeluk seseorang, melupakan kekhawatiran, atau merasa bangga pada negara kita, maka itu semua sangat berarti," ujarnya seperti dikutip dari Al Jazeera.
Keputusan ini juga tidak lepas dari dinamika di dalam tim. Sang legenda memutuskan mundur setelah berselisih dengan pelatih Jorge Jesus. Insiden tersebut terjadi setelah Ronaldo dicadangkan dalam pertandingan Nations League melawan Wales pada 24 September lalu. Merasa tidak masuk dalam rencana pelatih untuk laga berikutnya, Ronaldo memilih meninggalkan pemusatan latihan tim.
Meski demikian, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) tetap memberikan penghormatan tinggi. FPF menyatakan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi Ronaldo selama 23 tahun terakhir. Selama membela Selecao, Ronaldo mencatatkan 234 penampilan dan mencetak 146 gol, memecahkan rekor sebagai pemain dengan caps dan gol terbanyak di level internasional. Prestasi puncaknya adalah membawa Portugal juara Euro 2016 serta gelar Nations League 2019 dan 2025.
Meski gantung sepatu di level negara, Ronaldo dipastikan masih akan melanjutkan karier di level klub. Ia dijadwalkan menyelesaikan musim ini bersama Al-Nassr di Arab Saudi dan masih mengejar rekor gol ke-1000 sepanjang kariernya, di mana ia saat ini telah mengoleksi 985 gol. FPF berencana menggelar acara penghormatan khusus agar masyarakat Portugal dapat memberikan tepuk tangan terakhir bagi sang maestro.