DAVOS GUNCANG: KANADA DICABUT DARI DEWAN DAMAI TRUMP! - Berita Dunia
← Kembali

DAVOS GUNCANG: KANADA DICABUT DARI DEWAN DAMAI TRUMP!

Foto Berita

Drama politik internasional memanas di Forum Ekonomi Dunia Davos. Kanada secara mengejutkan dicoret dari undangan inisiatif 'Dewan Perdamaian' bentukan Donald Trump. Langkah ini diduga kuat sebagai balasan atas pidato Perdana Menteri Kanada yang mengkritik praktik ekonomi negara-negara adidaya dan runtuhnya tatanan global berbasis aturan.

Keputusan sepihak ini diumumkan langsung oleh Trump melalui unggahan di Truth Social, ditujukan kepada Perdana Menteri Kanada. Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia di Davos, Perdana Menteri Kanada lantang mengecam negara-negara kuat yang menggunakan integrasi ekonomi sebagai senjata dan tarif sebagai alat tawar. Ia juga mendesak negara-negara untuk menerima berakhirnya tatanan global berbasis aturan, sebuah pernyataan yang disambut standing ovation langka.

Pernyataan tersebut agaknya memicu amarah Trump. Sebelumnya, Trump sendiri sempat mengancam perang dagang dengan negara-negara Eropa yang menentang keinginannya mengakuisisi Greenland. Perdana Menteri Kanada lantas berargumen bahwa negara-negara 'kekuatan menengah' seperti Kanada, yang baru saja menandatangani kesepakatan dagang dengan Tiongkok, bisa bersatu menghindari menjadi korban hegemoni Amerika Serikat. Trump pun membalas dengan mengingatkan bahwa Kanada 'hidup karena Amerika Serikat' dan seharusnya berterima kasih atas kemurahan hati AS.

Pencabutan undangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Trump meresmikan Dewan Perdamaian di Davos. Pekan lalu, kantor Perdana Menteri Kanada menyatakan telah menerima undangan dan berencana bergabung. Meskipun detail anggota penuh belum jelas, beberapa negara seperti Argentina, Bahrain, Maroko, Pakistan, dan Turki diketahui telah bergabung. Ironisnya, banyak sekutu AS seperti Inggris, Prancis, dan Italia justru mengindikasikan tidak akan ikut serta untuk sementara waktu.

Trump mengklaim 'semua orang ingin menjadi bagian' dari badan ini, menyebut hampir 30 anggota sudah bergabung dan beberapa pemimpin (termasuk PM Italia Giorgia Meloni dan Presiden Polandia Karol Nawrocki) masih butuh persetujuan parlemen. Para anggota tetap diwajibkan menyumbang $1 miliar dolar AS. 'Setelah dewan ini sepenuhnya terbentuk, kita bisa melakukan apa saja yang kita mau,' ujar Trump, menambahkan bahwa ini akan dilakukan 'bersama dengan PBB.'

Awalnya, dewan perdamaian ini dirancang sebagai kelompok kecil untuk mengawasi fase kedua gencatan senjata Gaza dengan Trump sebagai ketua, namun kini berkembang menjadi inisiatif yang jauh lebih ambisius dan berpotensi mengubah lanskap diplomasi global. Pembentukan dewan ini, menurut berita, bahkan didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB sebagai bagian dari rencana perdamaian Gaza Trump. Situasi ini menunjukkan pergeseran dinamika kekuatan global dan upaya Trump untuk menancapkan pengaruh unilateralnya di panggung dunia, sekaligus menyoroti tantangan bagi negara-negara menengah dalam menjaga independensi di tengah persaingan adidaya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook