FENOMENA BLACK BLOC GUNCANG EROPA - Berita Dunia
← Kembali

FENOMENA BLACK BLOC GUNCANG EROPA

Foto Berita

JAKARTA - Aksi demonstrasi di berbagai negara Eropa belakangan ini sering diwarnai kehadiran sekelompok anak muda yang mengenakan pakaian serba hitam. Kelompok yang dikenal sebagai 'Black Bloc' ini kerap menjadi sorotan karena aksi anarkis mereka yang berujung bentrokan fisik dengan aparat keamanan.

Dilansir dari laporan media internasional, fenomena ini bukan hal baru. Gerakan ini bermula pada era 1980-an di Jerman, lahir dari sebuah gerakan sosial bernama 'autonomia'. Para pengamat menyebut mereka menganut paham anarkisme yang menolak keberadaan negara, kapitalisme, hingga partai politik.

Profesor Ilmu Politik dari Universitas Quebec di Montreal, Francis Dupuis-Deri, menjelaskan bahwa identitas tertutup menjadi kunci utama kelompok ini. Mereka menggunakan pakaian hitam, jaket kulit, helm motor, kacamata hitam, dan bandana untuk menyulitkan identifikasi oleh polisi. Menariknya, kelompok ini tidak memiliki pemimpin, hierarki, maupun juru bicara resmi.

Aksi mereka menyita perhatian publik karena sering merusak properti publik dan swasta, membakar kendaraan, hingga melakukan penjarahan. Di Prancis, Italia, dan Spanyol, aksi ini seringkali menenggelamkan pesan damai dari demonstrasi mahasiswa dan serikat pekerja yang sebenarnya.

Pemerintah setempat mengecam keras metode kekerasan ini. Beberapa politisi bahkan enggan berkomentar banyak karena isu ini dianggap sensitif dan sering digunakan oleh pemerintah untuk mengkriminalisasi gerakan protes yang sah. Meski sebagian pihak menilai aksi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan ekonomi, banyak yang menilai kekerasan justru merusak solidaritas dan mengalihkan perhatian dari tuntutan utama masyarakat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook