PANGERAN ANDREW: DOKUMEN RAHASIA UNTUK JEFFREY EPSTEIN? - Berita Dunia
← Kembali

PANGERAN ANDREW: DOKUMEN RAHASIA UNTUK JEFFREY EPSTEIN?

Foto Berita

Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, kembali menjadi sorotan publik. Ia baru saja diinterogasi selama 11 jam oleh Kepolisian Thames Valley terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Penyelidikan ini berpusat pada tuduhan bahwa Andrew mengirim dokumen rahasia pemerintah kepada mendiang pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein. Setelah interogasi, Pangeran Andrew dilepaskan namun statusnya masih 'dalam penyelidikan'.

Bersamaan dengan interogasi tersebut, kepolisian juga melakukan penggeledahan di bekas kediaman Pangeran Andrew, Royal Lodge di Windsor Estate, dan Wood Farm di Sandringham Estate tempat ia tinggal saat ini. Penggeledahan Royal Lodge bahkan berlanjut hingga hari kedua, Jumat. Kendaraan tak bertanda, yang diduga milik polisi, terlihat masuk ke area Windsor sepanjang Jumat pagi.

Tuduhan serius ini muncul setelah jutaan dokumen dari pemerintah Amerika Serikat dirilis. Dokumen tersebut mengindikasikan bahwa persahabatan Pangeran Andrew dengan Epstein berlanjut jauh setelah Epstein dihukum karena melakukan pelecehan pada anak di bawah umur pada tahun 2008. Selama menjabat sebagai perwakilan khusus pemerintah untuk perdagangan dan investasi, Andrew diduga membagikan laporan pemerintah Inggris terkait peluang investasi di Afghanistan serta penilaian tentang Vietnam, Singapura, dan negara-negara lain yang pernah ia kunjungi kepada Epstein.

Pangeran Andrew sendiri selalu membantah melakukan kesalahan terkait Epstein. Namun, kasus ini kian memanas setelah Raja Charles III secara pribadi mengeluarkan pernyataan langka, menegaskan bahwa "hukum harus berjalan." Ini menunjukkan keseriusan pihak kerajaan dalam menghadapi salah satu hari paling bergejolak dalam sejarah modern keluarga kerajaan Inggris, sekaligus upaya untuk menjaga kredibilitas monarki di mata publik.

Asisten Kepala Polisi Thames Valley, Oliver Wright, mengonfirmasi bahwa mereka telah membuka penyelidikan penuh terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang di jabatan publik. Jika terbukti bersalah, hukuman maksimal untuk pelanggaran ini adalah penjara seumur hidup, dan kasusnya harus ditangani di Pengadilan Mahkota (Crown Court) yang menangani kejahatan paling serius.

Penting juga dicatat bahwa Kepolisian Thames Valley sebelumnya sedang meninjau tuduhan terpisah bahwa seorang wanita diselundupkan ke Inggris oleh Epstein untuk berhubungan seks dengan Andrew. Namun, interogasi dan penggeledahan terbaru ini tidak berkaitan langsung dengan tuduhan tersebut. Pangeran Andrew juga pernah menyelesaikan gugatan perdata di AS pada tahun 2022 dari Virginia Giuffre, yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual saat Giuffre masih remaja di properti milik Epstein. Investigasi lain oleh kepolisian juga sedang berlangsung untuk menelusuri hubungan Epstein dengan Inggris, termasuk pemeriksaan log penerbangan di bandara.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook