SKANDAL TRUMP: BUKTI KUAT DI KONGRES, KASUS GUGUR? - Berita Dunia
← Kembali

SKANDAL TRUMP: BUKTI KUAT DI KONGRES, KASUS GUGUR?

Foto Berita

Pada hari Kamis, Smith memberikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman Dewan Perwakilan Rakyat AS. Dalam sesi yang diwarnai pujian dari Demokrat dan kritik dari Republik, Smith teguh menyatakan investigasinya bersifat nonpartisan dan berbasis bukti kuat. Ia menegaskan, Presiden Trump didakwa karena bukti menunjukkan ia sengaja melanggar hukum, hukum yang sejatinya ia bersumpah untuk tegakkan.

Sebagai jaksa kejahatan perang internasional sebelum ditunjuk sebagai jaksa khusus pada tahun 2022 di era Presiden Joe Biden, Smith mengemban tugas yang sangat sensitif. Ia menyelidiki Trump, lawan politik Biden di pemilu 2020 yang juga akan menjadi saingannya di 2024.

Investigasi Smith berfokus pada dua isu utama. Pertama, upaya Trump untuk membatalkan hasil Pemilu 2020, termasuk perannya dalam insiden penyerbuan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Pada Agustus 2023, dewan juri mendakwa Trump dengan empat tuduhan terkait konspirasi penipuan negara dan menghalangi proses resmi.

Kedua, Smith menyelidiki keputusan Trump untuk menahan dokumen rahasia negara setelah lengser dari jabatan dan menolak panggilan untuk mengembalikannya. Atas kasus ini, pada Juni 2023, dewan juri di Florida mendakwa Trump dengan 40 tuduhan, termasuk konspirasi menghalangi keadilan dan membuat pernyataan palsu.

Namun, ada fakta penting yang membayangi kesaksian Smith. Kedua kasus federal ini dibatalkan setelah Donald Trump kembali memenangkan Pemilu 2024. Hal ini sesuai dengan kebijakan Departemen Kehakiman AS yang tidak menginvestigasi atau menuntut presiden yang sedang menjabat. Smith sendiri mengundurkan diri tak lama sebelum pelantikan Trump pada Januari 2025. Meski demikian, dalam kesaksiannya, Smith tetap membela dakwaan yang ia ajukan, mengisyaratkan bahwa kasus-kasusnya akan berhasil jika saja situasinya berbeda, yakni jika Trump tidak kembali menjabat.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook