NEGARA KAYA KURANGI DANA IKLIM, NEGARA MISKIN TERANCAM - Berita Dunia
← Kembali

NEGARA KAYA KURANGI DANA IKLIM, NEGARA MISKIN TERANCAM

Foto Berita

Jakarta – Negara-negara maju yang selama ini menjadi penyumbang utama emisi karbon justru mulai memangkas pendanaan iklim untuk negara berkembang. Padahal, negara miskin yang hampir tidak berkontribusi terhadap krisis iklim harus menanggung beban ganda: banjir dan kekeringan ekstrem yang semakin sering terjadi.

Data menunjukkan negara berkembang membutuhkan setidaknya 2 triliun dolar AS setiap tahun untuk beradaptasi dengan cuaca ekstrem. Namun, alih-alih menambah komitmen, para donor utama justru memotong bantuan. Bank Dunia bahkan dilaporkan menurunkan target pendanaan iklimnya.

Ironisnya, negara maju membangun kekayaannya dari pembakaran bahan bakar fosil—penyebab utama perubahan iklim. Kini, saat negara miskin membutuhkan bantuan untuk pulih dari bencana yang tidak mereka ciptakan, bantuan itu justru menyusut. Ini memicu pertanyaan serius: apakah sistem global ini benar-benar dirancang untuk melindungi yang paling rentan, atau justru mengkhianati mereka?

Dikutip dari laporan Al Jazeera, kesenjangan pendanaan iklim ini semakin melebar dan mengancam target adaptasi global. Tanpa intervensi segera, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook