MOSKOW, KOMPAS.TV - Sebuah ledakan keras mengguncang kawasan Kudrinskaya Square, dekat pusat kota Moskow, Rusia, pada Senin malam (2/2/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Insiden ini menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 21 lainnya.
Menurut laporan media pemerintah Rusia yang mengutip pejabat keamanan, ledakan berasal dari sebuah alat peledak rakitan (improvised explosive device) yang diledakkan di sebuah restoran Italia di lokasi tersebut. Komite Nasional Anti-Terorisme Rusia menyebutkan, seorang wanita yang membawa bahan peledak mencoba masuk ke restoran yang tengah menggelar acara privat tersebut. Namun, aksinya digagalkan oleh seorang petugas keamanan yang mencegatnya di pintu masuk.
Hingga saat ini, identitas pelaku dan motif di balik serangan tersebut masih belum diungkap secara resmi. Editor Rusia untuk BBC, Steve Rosenberg, yang berada di lokasi kejadian, melaporkan bahwa area sekitar restoran langsung disterilkan dan aparat kepolisian serta layanan darurat dikerahkan dalam jumlah besar.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan seringnya serangan drone di wilayah Rusia. Meski demikian, otoritas setempat belum mengaitkan ledakan ini dengan serangan teroris skala besar atau konflik yang sedang berlangsung. Investigasi menyeluruh masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan di balik insiden mematikan ini.