KUDETA GAGAL, VENEZUELA BUKA PINTU DIALOG OPOSISI - Berita Dunia
← Kembali

KUDETA GAGAL, VENEZUELA BUKA PINTU DIALOG OPOSISI

Foto Berita

CARACAS, VENEZUELA – Pemerintah interim Venezuela yang dipimpin Delcy Rodríguez akan memulai perundingan formal dengan sejumlah pihak oposisi mulai 1 Agustus mendatang. Langkah ini diambil setelah negara itu diguncang gempa bumi kembar yang menewaskan sedikitnya 4.734 orang pada 24 Juni lalu.

Pengumuman ini muncul lebih dari enam bulan setelah pasukan AS mendarat di Caracas, menangkap pemimpin Venezuela saat itu, NicolĂĄs Maduro, dan membawanya ke New York atas tuduhan perdagangan narkoba. Sejak saat itu, Delcy RodrĂ­guez, loyalis Maduro yang didukung pemerintahan Trump, berkuasa. Situasi ini membuat frustrasi oposisi yang berharap kepergian Maduro akan diikuti perubahan pemerintahan.

Jorge Rodríguez, juru bicara pemerintah sekaligus kepala Majelis Nasional yang dikuasai pemerintah, menyebutkan bencana gempa sebagai alasan utama di balik perundingan. “Hanya melalui persatuan kita bisa maju dengan rekonstruksi dan menjaga perdamaian,” ujarnya dalam pernyataan singkat.

Di sisi lain, kelompok oposisi yang dipimpin mantan anggota parlemen Dinorah Figuera mengeluarkan pernyataan lebih rinci. Mereka menekankan dukungan AS pasca-gempa menunjukkan bahwa “Venezuela tidak sendiri”. Figuera baru kembali ke Venezuela pada Juni setelah delapan tahun di pengasingan atas undangan Departemen Luar Negeri AS.

Kelompok oposisi ini terdiri dari mantan anggota parlemen yang terpilih pada 2015, saat terakhir kali oposisi memenangkan mayoritas kursi legislatif. Pemilu setelahnya selalu diboikot oposisi atau dianggap tidak bebas dan adil karena Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) pimpinan Maduro menguasai semua cabang pemerintahan.

Analisis Dampak: Perundingan ini menjadi titik balik penting setelah bertahun-tahun kebuntuan politik. Namun, tantangan terbesar adalah membangun kepercayaan. Dewan Pemilihan Nasional (CNE) yang didominasi loyalis Maduro selama bertahun-tahun menjadi isu utama. CNE-lah yang memenangkan Maduro pada Pilpres 2024, meskipun hitungan suara independen menunjukkan kemenangan telak bagi kandidat oposisi, Edmundo GonzĂĄlez. Tanpa reformasi sistem pemilu yang kredibel, dialog ini berisiko menjadi ajang pencitraan belaka.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook