PRANCIS DI AMBANG KRISIS KEPERCAYAAN POLISI - Berita Dunia
← Kembali

PRANCIS DI AMBANG KRISIS KEPERCAYAAN POLISI

Foto Berita

Gelombang protes besar-besaran kembali mengguncang Prancis. Ribuan orang turun ke jalan menentang RUU kontroversial yang dianggap memberi kekebalan hukum berlebih bagi aparat kepolisian. Aturan ini menetapkan bahwa polisi dianggap bertindak membela diri secara otomatis saat menggunakan senjata api, sehingga beban pembuktian jatuh sepenuhnya pada korban atau pengadu.

Isu ini mencuat tajam setelah kasus kematian Souhail, remaja 19 tahun, yang ditembak mati polisi di Marseille pada 2021. Ayahnya, Issam El Khalfaoui, mengungkapkan bahwa proses hukum dipenuhi kejanggalan, mulai dari hilangnya rekaman CCTV hingga saksi yang tak pernah dimintai keterangan. "Ini adalah masalah sistemik," tegasnya. Data menunjukkan angka kematian akibat tembakan polisi di Prancis adalah yang tertinggi di Eropa Barat, dengan 69 korban jiwa sepanjang 2024.

Ketegangan makin memanas setelah insiden dalam demonstrasi pendidikan, di mana seorang remaja kehilangan tangan akibat granat kejut dan remaja lainnya mengalami rahang hancur karena tembakan gas air mata jarak dekat. Kritik keras datang dari berbagai organisasi hak asasi manusia yang menyebut RUU ini sebagai "lisensi untuk membunuh". Meski pihak serikat polisi berdalih bahwa kasus Souhail murni pembelaan diri, publik menilai revisi UU ini berpotensi memperparah impunitas dan mematikan keadilan bagi warga sipil.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook