SELAT HORMUZ DIBUKA, 20.000 AWAK KAPAL BISA PULANG - Berita Dunia
← Kembali

SELAT HORMUZ DIBUKA, 20.000 AWAK KAPAL BISA PULANG

Foto Berita

Jakarta, [Tanggal Hari Ini] โ€“ Kabar gembira datang bagi ribuan pelaut yang terdampar di kawasan Selat Hormuz. Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuka jalan bagi kepulangan sekitar 20.000 awak kapal yang telah terjebak selama berbulan-bulan akibat konflik bersenjata.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan Selat Hormuz akan dibuka kembali pada hari Jumat mendatang. Kesepakatan ini mencakup penghentian sistem 'toll booth' atau pungutan liar oleh Iran serta pencabutan blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sekretaris Jenderal International Chamber of Shipping (ICS), Thomas Kazakos, menyambut lega pengumuman ini. Menurutnya, para pekerja maritim adalah pihak yang paling tidak bersalah namun menjadi korban langsung perang. 'Kepergian mereka dari zona konflik harus menjadi prioritas utama, meskipun prosesnya tidak instan,' ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ketua Umum Serikat Pelaut India (Forward Seamenโ€™s Union of India), Manoj Yadav, juga mengapresiasi perkembangan ini. Ia menekankan ribuan pelaut India termasuk di antara yang menanti kepulangan. Organisasi Maritim Internasional PBB (IMO) telah menyatakan akan segera mengevakuasi para pelaut yang terdampar sejak perang pecah pada 28 Februari lalu.

Analisis Dampak: Meski ada harapan, pembukaan jalur ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. IMO mencatat setidaknya 46 serangan telah terjadi di jalur pelayaran internasional selama konflik, menewaskan 14 pelaut. Selain itu, ranjau laut yang ditabur Iran di selat tersebut belum sepenuhnya dibersihkan. Pendiri Seafarers Happiness Index, Steven Jones, mengingatkan bahwa 'terbuka' bukanlah saklar yang bisa dinyalakan begitu saja. Para pemilik kapal, perusahaan asuransi, dan awak kapal membutuhkan bukti nyata bahwa jalur itu benar-benar aman sebelum berlayar. Dampaknya, meskipu secara politik sudah damai, pemulihan logistik dan rasa aman di jalur minyak tersibuk dunia ini diperkirakan masih memakan waktu berminggu-minggu.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook