GEGER! KEDUTAAN AS DISERANG DRONE DI RIYADH: BALASAN SIAPA? - Berita Dunia
← Kembali

GEGER! KEDUTAAN AS DISERANG DRONE DI RIYADH: BALASAN SIAPA?

Foto Berita

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi, menjadi sasaran serangan dua drone pada Selasa dini hari. Insiden ini memicu api kecil dan menyebabkan kerusakan material ringan di kompleks diplomatik tersebut, meski beruntungnya tidak ada laporan korban jiwa.

Kementerian Pertahanan Saudi mengonfirmasi serangan ini, menyebutkan bahwa pertahanan udara mereka berhasil mencegat total empat drone yang menargetkan kawasan diplomatik Riyadh. Meskipun demikian, dua drone berhasil menembus pertahanan dan mengenai fasilitas kedutaan. Saksi mata di lokasi melaporkan mendengar ledakan keras dan melihat kepulan asap hitam membubung tinggi di atas area diplomatik Riyadh sesaat setelah serangan.

Sumber terdekat menyebutkan gedung Kedutaan Besar AS dalam keadaan kosong saat insiden terjadi, sehingga tidak ada korban luka maupun tewas. Namun, serangan ini disinyalir sebagai bagian dari aksi balasan Iran menyusul ketegangan regional terkait serangan yang dikaitkan dengan AS-Israel.

Presiden AS Donald Trump sendiri angkat bicara, menjanjikan respons tegas dari Amerika Serikat terkait serangan ini, di samping insiden tewasnya empat anggota militer AS di wilayah tersebut. Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Arab Saudi segera mengeluarkan imbauan 'shelter in place' atau berlindung di tempat aman bagi warganya di Riyadh, Jeddah, dan Dhahran sebagai langkah antisipasi.

Kejadian ini jelas menandakan eskalasi konflik regional yang serius. Serangan langsung terhadap fasilitas diplomatik AS, meskipun dengan kerusakan minimal, mengirimkan sinyal kuat tentang potensi bahaya yang meluas. Masyarakat, khususnya warga negara asing, diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan keselamatan dari otoritas terkait, karena situasi ini berpotensi memicu respons dan dinamika geopolitik lebih lanjut di kawasan yang sedang bergolak.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook