Kabar mengejutkan datang dari Gaza! Warga Palestina di wilayah konflik itu tak habis pikir dan menunjukkan reaksi keras terkait kemungkinan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akan bergabung dengan “Dewan Perdamaian” yang didukung Amerika Serikat. Dewan ini sendiri dibentuk dengan satu tujuan utama: membangun kembali Jalur Gaza yang porak-poranda.
Banyak warga Gaza yang mengaku bingung, bahkan marah, dengan wacana tersebut. Bagaimana tidak, bagi mereka, sosok Netanyahu adalah pemimpin yang paling bertanggung jawab atas perang dan kehancuran masif yang menimpa Gaza. Mereka menilai, sangat tidak masuk akal jika seorang yang mereka anggap sebagai pemicu konflik justru menjadi bagian dari solusi perdamaian. “Seorang pemimpin yang kami salahkan atas perang ini, mana mungkin bisa menjadi juru damai yang kredibel?” ujar salah satu warga, menyuarakan sentimen mayoritas.
Wacana ini pun seolah mengulang luka lama dan menimbulkan keraguan besar akan keseriusan upaya perdamaian di Gaza. Bagi warga, ini bukan hanya masalah politik, tapi juga rasa keadilan yang terusik. Mereka menuntut pihak-pihak terkait untuk mempertimbangkan kembali keputusan ini demi terciptanya perdamaian sejati dan pembangunan kembali Gaza yang memang dibutuhkan.