RUDAL IRAN HANTAM ISRAEL DEKAT NUKLIR: STRATEGI PERTAHANAN GOYAH? - Berita Dunia
← Kembali

RUDAL IRAN HANTAM ISRAEL DEKAT NUKLIR: STRATEGI PERTAHANAN GOYAH?

Foto Berita

Serangan pada Sabtu tersebut tak hanya melukai setidaknya 180 orang dan memicu evakuasi ratusan warga dari kota-kota strategis itu, tapi juga menandai babak baru yang lebih mematikan dalam "perang" antara Israel dan Iran, yang disebut juga melibatkan Amerika Serikat. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sendiri mengakui malam itu "sangat sulit dalam pertempuran demi masa depan kami." Total korban luka di Israel sejak 28 Februari mencapai 4.564 orang. Analis mencatat, tidak seperti operasi militer Israel di Gaza atau Lebanon, kali ini publik Israel merasakan langsung dampak perang.

Serangan dengan korban jiwa tinggi di Arad dan Dimona memicu pertanyaan krusial di kalangan pengamat pertahanan: Apakah Israel selama ini meremehkan kapabilitas militer Iran? Program rudal Iran, yang telah dikembangkan selama puluhan tahun, kini menjadi yang terbesar dan paling bervariasi di Timur Tengah. Iran memiliki rudal balistik dan jelajah dengan jangkauan bervariasi, dari jarak pendek 150 km hingga jarak jauh 2.500 km. Bahkan, ada laporan dua rudal Iran sempat ditembakkan sejauh 4.000 km menuju pangkalan militer AS-Inggris di Diego Garcia, meski klaim ini dibantah oleh pejabat Iran.

Kapabilitas rudal Iran memungkinkan Tehran melakukan serangan cepat dan memampatkan waktu peringatan, membuat pertahanan lebih sulit ditembus. Ini menunjukkan bahwa Iran kini memiliki kemampuan untuk membalas dengan dampak signifikan, mengubah dinamika konflik yang sebelumnya banyak terjadi dalam bentuk "perang bayangan" atau proksi. Eskalasi ini meningkatkan ketegangan regional ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan fasilitas nuklir kini menjadi target atau area sensitif dalam konflik yang kian terbuka.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook