REPUBLIKAN PISAH DIRI DARI TRUMP JELANG PILKADA AS - Berita Dunia
← Kembali

REPUBLIKAN PISAH DIRI DARI TRUMP JELANG PILKADA AS

Foto Berita

Dinamika politik menjelang pemilihan sela (midterms) Amerika Serikat pada 3 November mendatang semakin memanas. Para kandidat dari Partai Republik kini dihadapkan pada dilema klasik: seberapa dekat mereka harus berdiri dengan Presiden Donald Trump. Isu ini kembali mencuat dalam debat-debat publik beberapa pekan terakhir, terutama di negara bagian yang pertarungannya ketat.

Fenomena menarik terjadi di Maine. Senator petahana Susan Collins, yang mencalonkan diri untuk periode keenam, secara terang-terangan mengambil jarak dari Trump. Dalam sebuah debat, ia menegaskan rekam jejaknya yang sering berseberangan dengan presiden, bahkan mengklaim telah memilih melawan Trump sebanyak 137 kali hanya dalam kongres tahun ini. Strategi ini diambilnya demi menarik suara moderat, mengingat survei menunjukkan persaingannya melawan kandidat Demokrat, Troy Jackson, berlangsung sangat ketat dan berimbang.

Sementara itu, di Iowa, strategi berbeda ditunjukkan oleh Anggota Kongres Ashley Hinson. Meski tetap menunjukkan loyalitas kepada Trump, ia tidak segan mengkritik kebijakan spesifik pemerintahan, seperti kesepakatan impor minyak dari Rusia. Hinson menilai kebijakan tersebut tidak tepat di tengah kebutuhan mendesak masyarakat untuk menurunkan harga bahan bakar yang melambung tinggi.

Analisis menunjukkan bahwa isu ekonomi dan harga bahan bakar menjadi perhatian utama pemilih, mengalahkan isu loyalitas partai. Data dari Reuters bahkan menyebut dua pertiga kandidat Republik di kursi yang kompetitif mulai memisahkan diri dari Trump pada beberapa kebijakan. Fenomena ini menandakan bahwa kandidat kini lebih fokus pada solusi lokal dan kebutuhan dompet masyarakat dibandingkan sekadar mengikuti garis partai nasional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook