Pelabuhan Kota Gaza yang dulunya menjadi pusat aktivitas nelayan dan wisatawan kini tinggal kenangan. Israel dilaporkan telah menghancurkan kawasan strategis tersebut dalam operasi militernya.
Rekaman terbaru dari Al Jazeera menunjukkan kondisi pelabuhan yang porak-poranda. Bangunan rusak, dermaga hancur, dan kapal-kapal nelayan tidak lagi beroperasi. Sebelum konflik, pelabuhan ini menjadi denyut nadi ekonomi pesisir Gaza.
Dampaknya sangat terasa bagi warga Gaza. Ribuan nelayan kehilangan mata pencaharian, sementara sektor pariwisata yang sempat tumbuh kini lumpuh total. Akses ke laut yang seharusnya menjadi hak mereka kini tertutup.
Penghancuran pelabuhan ini memperparah krisis kemanusiaan di Gaza. Warga tidak hanya menghadapi serangan udara dan darat, tapi juga kehilangan sumber penghidupan. Bantuan kemanusiaan pun semakin sulit masuk karena infrastruktur pelabuhan tidak berfungsi.
Pemerintah Israel belum memberikan komentar resmi terkait penghancuran pelabuhan tersebut. Sementara itu, komunitas internasional terus mendesak gencatan senjata dan akses kemanusiaan penuh ke Gaza.