Warga Amerika Serikat akan menuju tempat pemungutan suara pada 3 November mendatang untuk memilih anggota Kongres. Perhelatan ini dikenal sebagai pemilihan midterm, yang digelar di tengah masa jabatan presiden.
Menurut analisis koresponden BBC, Anthony Zurcher, pemilihan midterm 2026 ini bukan sekadar rutinitas politik. Hasilnya diprediksi akan sangat menentukan arah sisa masa kepemimpinan Presiden Donald Trump. Jika partainya kalah, Trump bisa kesulitan meloloskan agenda legislatifnya.
Pemilihan ini juga menjadi barometer bagi isu-isu krusial yang paling diperhatikan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga kebijakan luar negeri. Selain itu, muncul fenomena baru berupa maraknya iklan kampanye yang menggunakan teknologi AI, menambah dinamika pesta demokrasi di AS.